DLH Jombang – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Lingkungan Hidup menggelar Workshop Studi Kelayakan (Feasibility Study) Proyek Pembangunan Fasilitas Pengolahan Sampah TPA Banjardowo di Hotel Azana Jombang, Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang modern, efektif, dan berkelanjutan di Kabupaten Jombang.

Workshop tersebut merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama antara PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dan Pemerintah Kabupaten Jombang mengenai hibah penyusunan Dokumen Studi Kelayakan pembangunan fasilitas pengolahan sampah di TPA Banjardowo.

Kegiatan ini dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Keuangan, Ekonomi, dan Pembangunan yang mewakili Bupati Jombang, perwakilan Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (Pusdal) Jawa, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur, perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jombang, serta mitra swasta.

Workshop menjadi forum untuk menyampaikan rencana penyusunan studi kelayakan sekaligus membangun kesamaan pemahaman di antara para pemangku kepentingan mengenai arah pengembangan fasilitas pengolahan sampah di TPA Banjardowo. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pihak dapat memberikan masukan sesuai bidang dan kewenangannya sehingga penyusunan dokumen studi kelayakan dapat berjalan secara komprehensif.

Penyusunan studi kelayakan tersebut diharapkan menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan fasilitas pengolahan sampah, khususnya pada aspek pengelolaan di hilir. Dengan dukungan berbagai pihak, dokumen yang disusun diharapkan mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai kebutuhan serta perencanaan pembangunan fasilitas pengolahan sampah di TPA Banjardowo.

Pemerintah Kabupaten Jombang berkomitmen untuk terus menghadirkan tata kelola lingkungan yang bersih dan berkelanjutan. Melalui penyusunan studi kelayakan ini, diharapkan lahir berbagai rekomendasi dan solusi yang dapat menjadi fondasi dalam pengembangan sistem pengelolaan sampah yang lebih maju, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Jombang.