DLH Jombang - Rabu, 10 Juni 2026, DLH Jombang Mengadakan Sosialisasi Pembuatan Fitoremediasi sebagai Upaya Penanganan Kedaruratan Pencemaran Air Limbah Tahu dan Domestik di Sungai Rejoagung 2, Jogoroto–Peterongan. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Pertemuan Lantai 2 Kantor Pusat Pondok Pesantren Darul Ulum.

Dalam kegiatan ini, DLH Jombang mengundang berbagai pihak terkait, di antaranya Dinas PUPR, Unit Pengelola Irigasi (UPI) Daerah Irigasi (D.I) Siman, Kecamatan Jogoroto, Kecamatan Peterongan, Pemerintah Desa Ngumpul, Pemerintah Desa Peterongan, PP Darul Ulum, Paguyuban Tahu Jogoroto, serta perwakilan warga sekitar PP Darul Ulum.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari perwakilan tuan rumah, Bu Nyai Aan dari PP Darul Ulum. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh peserta untuk menjadikan forum ini sebagai sarana musyawarah dalam merumuskan solusi bersama atas permasalahan yang terjadi di Saluran Rejoagung 2.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Bapak Menis Agus Muttaqin, S.E., M.Si dengan tema “Bersama Membersihkan Saluran Rejoagung 2 dengan Tanaman Pembersih Air”. Materi tersebut membahas penerapan fitoremediasi, yaitu metode pengendalian pencemaran yang memanfaatkan kemampuan alami tanaman untuk menyerap, menguraikan, dan menurunkan konsentrasi bahan pencemar dalam perairan. Salah satu jenis tanaman yang dapat digunakan dalam metode ini adalah eceng gondok yang memiliki kemampuan menyerap unsur pencemar organik maupun nutrien berlebih. Penerapan fitoremediasi diharapkan dapat menjadi salah satu upaya pemulihan kualitas air di Saluran Rejoagung 2.

Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab bersama warga untuk menampung aspirasi, masukan, dan pemahaman bersama terkait penanganan pencemaran limbah. Kegiatan ditutup oleh Kepala Bidang Dalwasgakkum DLH Jombang, Ibu Elvira Yuniarti, S.T., M.Kes, yang menyampaikan harapan agar seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga dan mendukung kegiatan fitoremediasi ini sehingga dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat sekitar.