Selasa, 18 November 2025 - DLH Jombang menggelar Sosialisasi Pembentukan Bank Sampah Unit (BSU) bersama TP PKK Kabupaten, Kecamatan, dan Desa di Ruang Rapat Bung Tomo Setdakab Jombang. Kegiatan ini dihadiri 322 peserta yang terdiri pengurus PKK dari 22 kecamatan serta perwakilan desa/kelurahan se-Jombang.

Acara diawali laporan oleh Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan RTH, Menis Agus Muttaqin, S.E., M.Si., yang menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah penting untuk mengenalkan konsep Bank Sampah kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah yang lebih baik, sehingga dapat mengurangi sampah yang masuk ke TPA sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan melalui pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Kegiatan resmi dibuka oleh Ketua III TP PKK Kabupaten Jombang, Lilik Agus Purnomo. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa hingga saat ini baru terbentuk 38 Bank Sampah Unit dari total 306 desa/kelurahan di Kabupaten Jombang. Melalui sosialisasi ini diharapkan semakin banyak desa dan kelurahan yang membentuk BSU baru dan mampu menjalankannya secara berkelanjutan demi kebermanfaatan lingkungan dan perekonomian warga.

Materi inti disampaikan oleh Direktur Bank Sampah Induk Jombang, Anny Mustikaningrum, dan dipandu oleh moderator Lutfi Nur Hadi, S.P., dari Bank Sampah Induk Jombang. Narasumber menjelaskan prinsip pengelolaan sampah berbasis reduce, reuse, dan recycle, serta mengenalkan jenis-jenis sampah dan sistem kerja bank sampah, termasuk mekanisme tabungan BSU. Keberadaan bank sampah tidak hanya berfungsi sebagai solusi pengurangan sampah, tetapi juga menjadi sarana edukasi, meningkatkan kepedulian lingkungan, menumbuhkan jiwa kewirausahaan, dan menghadirkan ekonomi sirkular di tengah masyarakat.

Pada kesempatan kegiatan ini juga, sudah terbentuk Bank Sampah Unit di desa Sumberteguh, Kecamatan Kudu. Ditandai dengan penandatanganan MOU antara Direktur Bank Sampah Induk Jombang dan Ketua Bank Sampah Unit desa Sumberteguh.

Di akhir acara, Shanti Ramadhani dari Sanggar Hijau turut memberikan penguatan mengenai pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keberlanjutan program pengelolaan sampah di lingkungannya.

Diharapkan dari kegiatan ini dapat mendorong semakin banyak desa dan kelurahan membentuk Bank Sampah Unit, sehingga gerakan pengelolaan sampah dari sumbernya dapat berjalan lebih kuat, konsisten, dan memberi dampak nyata bagi kebersihan lingkungan serta kesejahteraan masyarakat Jombang.