Jombang, 5 Juni 2025 – Dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia yang diperingati setiap tanggal 5 Juni, Pemerintah Kabupaten Jombang menggelar rangkaian kegiatan aksi bersih sampah plastik dan kampanye pengurangan sampah plastik sebagai upaya penyelesaian permasalahan sampah. Hal ini sejalan dengan tema global HLH 2025 yang mengangkat tema global “Ending Plastic Pollution” yang diterjemahkan sebagai “Hentikan Polusi Plastik”. Tema ini diusung karena pencemaran plastik telah memberikan dampak serius terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, serta keberlangsungan hidup berbagai makhluk di bumi. Pelaksanaan peringatan HLH 2025 mengacu pada surat edaran Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendali Lingkungan Hidup No. S.331/A/FPKL-6-1/B/05/2025, yang ditindaklanjuti dengan SE Bupati Jombang No. 600.4/318/415.01/2025.


Saat ini prosentase pengelolaan sampah di kabupaten Jombang baru mencapai 45,2%, dan 15% komposisi sampah yang dihasilkan adalah plastik. Penyelesaian permasalahan sampah harus dilakukan dari hulu sampai dengan hilir. Pengelolaan sampah dilakukan terintegrasi, bukan hanya pembangunan dan penyediaan sarana penanganan sampah yang memadai, tetapi juga kesadaran dan komitmen menyelesaikan permasalah sampah yang tidak hanya menjadi tanggung jawab dinas lingkungan hidup tetapi juga semua instansi pemerintah, sektor swasta, sekolah/ madrasah, penggiat lingkungan, dan seluruh elemen masayarakat yang wajib berkontribusi dalam implementasi solusi nyata.


Oleh karena itu, peringatan HLH 2025 menjadi momen penting untuk membangun kesadaran kolektif akan darurat sampah plastik yang mengancam lingkungan dan kesehatan. Dalam rangka mendukung hal tersebut, pada peringatan HLH Tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Jombang menyelenggarakan beberapa rangkaian kegiatan antara lain:
1. Kegiatan aksi bersih sampah di jalan, pasar, permukiman, sungai yang dilaksanakan di 21 titik oleh Kecamatan beserta desa, dan 13 pasar yang dilaksanakan oleh Dinas Perdagangan, Perindustrian pada tanggal 2 s.d 5 juni 2025.
2. Kerja bakti serentak di lingkungan sekolah dan madrasah tanggal 5 juni 2025 yang diinisiasi oleh kantor Kementerian Agama, Dinas Pendidikan dan UPT cabang Dinas Pendidikan Prov. Jatim.
3. Apel Bersama dan Aksi Bersih Sampah Plastik yang dipusatkan di Pasar Peterongan pada 5 Juni 2025. Kegiatan ini melibatkan sekitar 300 peserta dari berbagai unsur, termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelajar, pegiat lingkungan, serta masyarakat umum. Rangkaian acara diawali dengan apel bersama yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, kemudian dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih pasar serta kegiatan “Tukar Kresek”-kampanye penggunaan tas guna ulang sebagai bentuk ajakan untuk meninggalkan plastik sekali pakai. Kegiatan ini turut dihadiri dan didukung oleh Bupati Jombang, Wakil Bupati, serta Ketua TP PKK Kabupaten Jombang yang secara langsung ikut turun ke lapangan.
4. Kampanye Eco Qurban minim sampah, yang diawali dengan SE Bupati Jombang No. 100.3.4/314/415.01/2025 yang ditujukan kepada semua ormas islam, pengurus masjid/ pesantren, sekolah/ madrasah dan panitia qurban, memuat himbauan gerakan tidak menggunakan tas kresek/ tas plastik untuk kemasan daging qurban, tetapi menggunakan kemasan ramah lingkungan sesuai kearifan lokal, besek, daun jati/ pisang, atau wadah guna ulang.
5. Jombang Eco Creative atau unjuk gelar/ aksi semua penggiat lingkungan, sekolah adiwiyata, ecopesantren, desa ramah lingkungan yang nantinya dilaksanakan di taman Kebon Ratu tanggal 26 juni 2025.

Melalui momen HLH ini Pemerintah Kabupaten Jombang mengajak semua elemen masyarakat untuk ikut terlibat, ikut bertanggungjawab mengelola dan melestarikan lingkungan, mengelola sampah dengan cara yang lebih bijak dan berkelanjutan serta melakukan perubahan perilaku mulai dari rumah, kantor, sekolah, desa/kelurahan hingga menjadi gerakan sosial yang masif. Sekecil apapun tindakan dan langkah kita untuk lingkungan, akan memberikan dampak besar untuk bumi dan generasi kita yang akan datang.
Ayo Jaga Bumi Lestari! Ayo Jaga Jombang Resik!