DLH Jombang - Dalam rangka mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, lestari, dan mandiri, Tim Verifikasi Lapangan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang melaksanakan Penilaian Lapang Program Desa Berseri Tahun 2026 pada tanggal 20-21 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan dan evaluasi terhadap desa-desa yang berkomitmen dalam pengelolaan lingkungan hidup secara berkelanjutan.
Penilaian lapang dilaksanakan di tiga desa yang mewakili tingkatan kategori berbeda, yakni kategori Pratama, Madya, dan Mandiri. Setiap kategori memiliki indikator penilaian yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan pengelolaan lingkungan di masing-masing desa.
Rangkaian kegiatan diawali di Desa Jabon yang mengikuti kategori Pratama. Kedatangan tim verifikator disambut hangat oleh perangkat desa, kader penggerak lingkungan, serta ibu-ibu PKK. Suasana penyambutan berlangsung meriah dengan penampilan kreatif berupa penggunaan selempang dan hiasan kepala berbahan daur ulang sampah plastik kemasan. Kreativitas tersebut menjadi salah satu bentuk edukasi sekaligus kampanye kepedulian terhadap pengurangan sampah plastik di lingkungan masyarakat.

Dalam proses penilaian, tim verifikasi melakukan pemeriksaan dokumen administrasi, mendengarkan paparan program desa, serta melakukan klarifikasi terhadap berbagai kegiatan pengelolaan lingkungan yang telah dijalankan. Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain pengelolaan sampah rumah tangga, penghijauan lingkungan, kebersihan kawasan permukiman, serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Selanjutnya, tim melaksanakan penilaian di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, untuk kategori Madya. Kegiatan berlangsung di pendopo desa dengan suasana yang interaktif dan komunikatif. Selain peninjauan administrasi dan pemaparan program, tim evaluasi juga berdialog langsung bersama Kepala Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, serta tokoh masyarakat guna memperoleh gambaran menyeluruh terkait implementasi program lingkungan di tingkat desa.
Melalui sesi diskusi tersebut, tim verifikasi menggali informasi mengenai bentuk partisipasi masyarakat, keberlanjutan program lingkungan, hingga tantangan yang dihadapi desa dalam menjaga kebersihan dan pengelolaan lingkungan secara mandiri. Kolaborasi antara pemerintah desa, unsur keamanan, dan masyarakat dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan program.
Pada hari kedua, penilaian dilaksanakan di Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben, yang mengikuti kategori Mandiri. Sebagai kategori tertinggi dalam Program Desa Berseri, proses evaluasi dilakukan secara lebih mendalam dan menyeluruh karena memiliki indikator penilaian yang lebih kompleks. Kegiatan berlangsung sejak pagi hingga sore hari.

Selain verifikasi administrasi dan pemaparan program, tim penilai juga melakukan peninjauan lapangan secara langsung untuk melihat kondisi lingkungan desa. Bersama perangkat desa dan kader lingkungan, tim meninjau pengelolaan sampah mandiri, penghijauan lingkungan, kebersihan area permukiman warga, serta kesiapan sarana dan infrastruktur pendukung lainnya.
Dari hasil peninjauan lapangan, Desa Carangrejo menunjukkan partisipasi masyarakat yang cukup aktif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Semangat gotong royong warga juga terlihat dalam berbagai kegiatan pengelolaan lingkungan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Melalui rangkaian Penilaian Lapang Program Desa Berseri Tahun 2026 ini, diharapkan desa-desa di Kabupaten Jombang dapat terus meningkatkan komitmen dan konsistensi dalam pengelolaan lingkungan hidup. Program Desa Berseri diharapkan tidak hanya menjadi ajang evaluasi dan penghargaan, tetapi juga menjadi sarana mendorong tumbuhnya budaya peduli lingkungan yang melibatkan seluruh unsur masyarakat secara berkelanjutan.