Untuk menanamkan sikap Cinta Lingkungan sejak dini kepada generasi penerus bangsa, Dinas Lingkungan Hidup dan SDN Denanyar 1 mengadakan Sepeda Hias dan Sosialisasi Proses Pengolahan Sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Banjardowo Jombang 
 

Rombongan Siswa dan guru  SDN Denanyar 1 terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian aktivitas selama berkunjung ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah, yang berlokasi di Gedangkeret, Kecamatan Jombang, Selasa (31/08/2019). 


Kedatangan siswa disambut Staf Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Sebelum menyampaikan satu persatu proses penanganan sampah di TPA, seluruh siswa mendapat arahan dari terkait pengelompokan jenis-jenis sampah. 

“Selamat datang anak-anak di TPA Gedangkeret, nantinya anak-anak akan berkeliling melihat langsung bagaimana pengolahan sampah. Silahkan anak-anak belajar dan melihat langsung apa saja yang ada di TPA ini, meskipun kita berada di tempat pembuangan sampah tapi nyatanya tempat ini tertata dengan baik,” kata Staf DLH sembari disambut tepuk tangan dari siswa. 


Usai menerima penjelasan, kegiatan dilanjutkan dengan meninjau tahapan pengelolaan sampah yang dipandu staf DLH, dimulai masuknya mobil sampah dari gerbang, kemudian melewati alat timbangan, lalu ke proses pemilahan sampah sampai pada proses pembuangan. Bahkan siswa juga dikenalkan dengan sejumlah pohon yang ditanam di areal TPA. 

Bukan hanya mengenal proses pemilahan sampah, siswa dikenalkan bagaimana pengolahan kompos dan bio gas yang ada di TPA Gedangkeret 
tersebut. 


“Kami sangat bahagia DLH sangat terbuka untuk memfasilitasi kegiatan siswa kami untuk belajar melihat tahapan-tahapan yang ada di TPA ini. Kegiatan ini penting dilakukan, agar anak-anak mengerti bahwa sampah bisa dimanfaatkan, di TPA Gedangkeret ini tidak hanya sebagai tempat pembuangan sampah saja, tetapi juga terdapat tempat pemilahan sampah dengan konsep 3R (Reuse, Reduce, Recycle), tempat pengomposan, pencacahan sampah plastik, kolam lindi, serta pemanfaatan sumber energi gas metan menjadi gas masak.” kata Guru Pemdamping SDN Denanyar 1. 


Nantinya kata Guru Pemdamping SDN Denanyar 1, setelah dari kunjungan ini, para murid juga diminta untuk membuat laporan baik secara tertulis maupun presentasi, sehingga diharapkan para murid tidak hanya sekedar berkunjung, tetapi juga dapat melaporkan hasil pengamatannya secara tertulis dan mampu melatih keberaniannya dalam berkomunikasi.