Kabuh, Jombang - Aksi Tanam Pohon Bersama dan Tebar Benih Ikan dalam rangka peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI), Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN), serta Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama digelar di Sendang Slaji, Desa Sumberaji, Kecamatan Kabuh, pada Jumat, o5 Desember 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Jombang, jajaran Forkopimda, Forkopimcam, kepala desa se-Kecamatan Kabuh, pegiat lingkungan, hingga Saka Kalpataru, sebagai wujud komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Rangkaian acara diawali dengan apel pagi yang dipimpin oleh Bupati Jombang sebagai Pembina Apel, dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup bertindak sebagai Komandan Apel, serta Camat Kabuh sebagai Komandan Pleton. Seusai apel, dilakukan sejumlah penyerahan simbolis yang menandai dukungan pemerintah terhadap upaya pelestarian lingkungan. Bupati Jombang menyerahkan bibit pohon kepada Kepala Desa Sumberaji sebagai bentuk dukungan terhadap penghijauan berkelanjutan. Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula penyerahan kendaraan roda tiga kepada Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben, sebagai penghargaan Desa Berseri Tingkat Madya dari DLH Provinsi Jawa Timur. Selain itu, Abah Bupati Warsubi, S.H., M.Si., juga menyerahkan Piagam Penghargaan ProKlim Lestari kepada RW III Kelurahan Kaliwungu, Kecamatan Jombang, yang memperoleh penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI.


Momentum ini turut dirangkaikan dengan penganugerahan penghargaan bagi pemenang Lomba Video Lingkungan Gerakan Satu Pernikahan Satu Pohon Lestari serta apresiasi kepada Kementerian Agama dalam rangka HAB ke-80. Seluruh rangkaian penyerahan penghargaan tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun ekosistem lingkungan yang berkelanjutan.
Sebagai simbol peringatan HCPSN, sebanyak 1.200 benih ikan tawes ditebar di Sendang Slaji. Penebaran benih ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian puspa, satwa, serta keseimbangan ekosistem perairan. Kehadiran benih ikan tersebut diharapkan mampu memperkuat populasi ikan lokal sekaligus membantu pemulihan kualitas ekosistem di wilayah sekitar.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan aksi tanam 500 bibit pohon dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia. Dari jumlah tersebut, 400 bibit merupakan dukungan dari P-APBD Kabupaten Jombang, sementara 100 bibit lainnya berasal dari Gerakan Satu Pernikahan Satu Pohon Lestari. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mitigasi perubahan iklim, pengurangan emisi gas rumah kaca, pemulihan lahan kritis, serta perlindungan keanekaragaman hayati. Upaya ini sekaligus menjadi kontribusi Kabupaten Jombang dalam menuju Indonesia Emas 2045 yang berlandaskan pembangunan berkelanjutan.


Kolaborasi kegiatan bersama Kementerian Agama Kabupaten Jombang pada peringatan HAB ke-80 juga mempertegas implementasi nilai ekoteologi, yaitu pemahaman bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari ibadah dan bentuk syukur atas anugerah Tuhan. Pendekatan ini mengajak masyarakat untuk melihat pelestarian alam bukan hanya sebagai tugas ekologis, tetapi juga sebagai tanggung jawab moral dan spiritual.
Aksi tanam pohon dan tebar benih ikan di Sendang Slaji ini menjadi simbol kuat bahwa pelestarian lingkungan adalah tugas bersama. Dengan gotong royong dan kepedulian yang terus dibangun, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang.
Bersama, kita rawat bumi. Bersama, kita wariskan masa depan yang lestari.