Dinas LH Jombang Kendalikan Sampah Plastik JEC 2018


Pekan Lingkungan Hidup JEC 2018

JOMBANG – Aksi nyata mengendalikan sampah plastik di Jombang terus berlanjut. Kali ini giliran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang bergerak bersama sekolah adiwiyata, dunia usaha & kelompok masyarakat kader lingkungan tingkat desa. Melalui pekan lingkungan hidup Jombang Eco Creative (JEC) pada 17 hingga 18 November di Taman Kebonratu, Desa Keplaksari, DLH mengajak dunia usaha, masyarakat & relawan untuk menumbuhkan budaya bersih & bijak mengelola sampah.

Bentuk kegiatan yang digelar antara lain Pameran 3R diikuti 24 peserta, Lomba Desain Tas 3R, Lomba Yel Yel Lingkungan untuk peajar & umum, Fashion Show 3R, Dialog Fikih LIngkungan serta Lomba Foto Lingkungan.
’’DLH & pemkab tidak bisa mengendalikan sampah sendirian. Butuh keterlibatan aktif masyarakat & dunia usaha. Dan semangat itu terus digaungkan tiap taun melalui even JEC ini,’’ ungkap Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab saat membuka JEC 2018, Sabtu (17/11) pagi.

Mengutip data DLH, dengan asumsi tiap warga Jombang menghasilkan sampah sebesar 0,4 kg/hari, jumlah timbulan sampah di Jombang pada 2018 mencapai 503,45 ton perhari. Tahun 2019, sampah di Jombang diprediksi mencapai 505,53 ton perhari. Selama ini, sampah anorganik di Jombang dipilah & didaur ulang secara sangat terbatas dan sebagian besar ditimbun di TPA Dusun Gedang Keret, Desa Banjardowo. Dengan system timbun di kawasan TPA seluas 31 ha tersebut, usianya hanya mampu bertahan hingga 10 tahun mendatang. ’’Perlu sinergi antara pemerintah & masyarakat,’’ tegas Mundjidah.

Sejumlah kendala yang dihadapi DLH dalam pengendalian sampah adalah terkait intervensi pengelolaan di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (LP) & pesantren. Dan upaya yang telah dan terus dilakukan antara lain peningkatan kualitas & kuantitas bank sampah, TPS 3R (selama ini baru beroperasi di Desa Blimbing, Desa Rejoagung & Desa Mojoduwur). ’’Harapannya, pengurangan sampah sebelum masuk kawasan TPA dapat dilakukan secara maksimal, bahkan hingga nol persen.’’

Adapun hasil JEC 2018 selengkapnya sebagai berikut. Untuk lomba pameran produk lingkungan, juara 1 diraih SMPN1 Tembelang, Juara 2 diperoleh SMPN 3 Peterongan & Bank Sampah Mak Karman Mojowarno mendapat Juara 3. Untuk lomba karya 3R, juara 1 diraih tim SMPN 2 Jombang (sapu dari botol air mineral), Juara 2 darei SMPN 2 Sumobito (Bunga dari botol minuman), juara 3 juga dari SMPN 2 Sumobito (helikopter). Untuk lomba desain tas belanja, juara 1 diraih tim SMPN3 Peterongan, juara 2 diraih SMPN 2 Jombang & Juara 3 didapat MTsN 16 Tembelang. Sedangkan lomba yel yel lingkungan kategori SD/SMP diraih masing-masing : SMPN1 Jombang (juara 1), SMPN1 Mojowarno (juara 2) & SMPN2 Jombang (juara 3). Untuk Fashion Show 3R kategori SD/SMP, pemenangnya adalah: Novedilla Salma (SMPN1 Jombang), Mentari Diva (SMPN3 Peterongan) & Ainul Izzah (SMPN 3 Peterongan). Kategori SMA/umum: Ayu Rizki (Desa Kepatihan), Santik Dwi (Bank Sampah Mak Karman Mojowarno) & Malfa Aprilia (Bank Sampah Jaya Abadi). Untuk lomba bank sampah, juara 1 diraih Desa Kepatihan, juara 2 Desa Kepatihan & juara 3 Desa Sambong. Untuk Lombah Fotografi juara 1 diraih Dzafy Indra Dari SMPN 1 Tembelang, juara 2 diraih 2 Olgi joviar Dari SMKN 1 Jombang & juara 3 Dari Bintang Islam Dari SMP Muh 1 Jombang. Perlu diketahui ajang JEC ini panitia tidak menyediakan air mineral dalam kemasan gelas dan botol, akan tetapi dalam kemasan galon. Hal ini agar masyarakat terbiasa menggunakan botol air minum isi ulang.