Sejarah BLH Jombang

K

elembagaan lingkungan hidup diawali dengan bentuk Bagian Lingkungan Hidup di bawah Sekretariat Daerah. Pada tahun 2002 didasari oleh pemikiran bahwa kebersihan adalah bagian dari lingkungan hidup, kelembagaan lingkungan hidup digabung dengan Dinas Kebersihan menjadi Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup. Tahun 2004 kelembagaan lingkungan hidup kembali berdiri sendiri menjadi Kantor Lingkungan Hidup. Tahun 2006 kembali bergabung dengan Dinas Lingkungan Hidup dan menjadi Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan.

Dalam perkembangannya persoalan lingkungan hidup semakin kompleks dan beragam. Di sisi lain sesuai amanat Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, telah dilakukan pelimpahan wewenang kepada pemerintah daerah di bidang pengelolaan sumber daya alam dan pelestarian lingkungan. Hal ini menuntut peningkatan kapasitas kelembagaan agar pengelolaan lingkungan hidup dapat berjalan maksimal.

Sejalan dengan hal tersebut di atas, Peraturan Pemerintah Nomor 41 tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah telah ditetapkan bentuk organisasi lingkungan hidup di daerah dalam bentuk badan atau kantor. Di samping itu dikeluarkan pula Surat Edaran Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Lingkungan Hidup Nomor : 061/163/SJ/2008 dan SE 01/MENLH/01/2008 tentang Penataan   Kelembagaan Lingkungan Hidup Daerah, yang mendorong Pemerintah Kabupaten untuk merubah organisasi lingkungan hidup menjadi badan atau kantor.

Berdasarkan hal tersebut di atas, pada tahun 2009 organisasi lingkungan hidup di Kabupaten Jombang resmi menjadi Badan Lingkungan Hidup. Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang terdiri dari satu sekretariat dan dua bidang. Dalam perkembangannya, mengingat tugas yang semakin berat saat ini sedang diupayakan untuk menambah satu bidang dengan harapan dapat semakin meningkatkan kinerja pengelolaan hidup di Kabupaten Jombang.