Menuju Indonesia Hijau

MENUJU INDONESIA HIJAU TAHUN 2009

resize_81938img3155

Indonesia sebagai negara mega biodiversity memiliki keanekaragaman hayati yang tidak ternilai. Potensi keanekaragaman hayati baik puspa dan satwa belum dimanfaatkan dengan mengikuti kaidah konservasi, sehingga dikhawatirkan tidak seiring dengan konsep pembangunan berkelanjutan. Kegiatan eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan, pencemaran lingkungan, kehadiran spesies asing invasive dan pembudidayaan yang kurang memperhatikan kelestarian lingkungan semakin mengancam keanekaragaman hayati kita. Kondisi ini semakin diperparah oleh perubahan iklim, bila kenaikan temperatur global rata-rata di atas 1,5 – 2,5 °C, diperkirakan resiko kepunahan akan meningkat 20-30%.

Seiring dengan upaya global mengatasi perubahan iklim, pemerintah Indonesia memiliki komitmen tinggi untuk berupaya dalam kerangka adaptasi dan mitigasi terhadap perubahan iklim, salah satunya adalah melalui Program Menuju Indonesia Hijau (MIH). Program MIH merupakan satu instrumen evaluasi terhadap pemerintah kabupaten akan pelaksanaan penaatan di bidang konservasi sumber daya alam dan pengendalian kerusakan lingkungan. Program ini dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Istana Jakarta pada tanggal 12 Juni 2006.

Pada tahun 2009, Kab. Jombang mengikuti Program MIH untuk pertama kalinya. Dari 175 kuisioner yang masuk ke Kementrian Negara Lingkungan Hidup, 95 Kabupaten lolos dalam seleksi awal yang kemudian ditindak lanjuti dengan penilaian fisik, kesesuaian fungsi kawasan dan manajemen. Hasil penilaian akhir, terdapat 6 Kabupaten meraih penghargaan Trophy Raksaniyata dan 5 Kabupaten meraih Piagam Raksaniyata yang salah satunya adalah Kabupaten Jombang yang merupakan satu-satunya Kabupaten di Pulau Jawa yang berhasil meraih penghargaan tersebut.