Kebijakan Pembangunan Biogas Kabupaten Jombang

resize_12694sapimurukan

Sejak tahun 2008 Pemerintah Kabupaten Jombang merintis pelaksanaan pembangunan biogas sebagai upaya menangani persoalan terkait pencemaran yang disebabkan oleh limbah kotoran sapi. Kegiatan pembangunan biogas diawali di sentra peternakan sapi perah yang berlokasi di Ds. Murukan Kec. Mojoagung. Di desa tersebut terdapat kurang lebih 60 peternak sapi dengan jumlah total sapi sebanyak ± 400 ekor. Maka dapat dibayangkan bila setiap ekor menghasilkan rata-rata 15 kg kotoran perhari maka setiap hari dihasilkan sebanyak 6000 kg kotoran yang sebagian besar langsung dibuang ke media lingkungan tanpa dilakukan pengolahan.

Selain di Ds. Murukan terdapat beberapa sentra peternakan sapi perah di wilayah Kec. Wonosalam, diantaranya berlokasi di Ds. Jarak, Ds. Galengdowo, Ds. Wonomerto, Ds. Panglungan dan Ds. Carangwulung. Di antara kelima desa tersebut perkembangan pembangunan biogas sangat pesat dilaksanakan di  Ds. Jarak. Sampai dengan tahun 2011 telah dibangun  sebanyak 24 unit biogas  dari yang semula hanya 2 unit pada tahun 2010 dengan volume yang beragam dari 4 m3 untuk 3 ekor sapi hingga ukuran besar 20 m3 untuk  15 ekor sapi. Dari jumlah biogas yang ada tersebut dapat mencukupi energi untuk ± 40 KK. Untuk tahun 2012 ini akan terus diupayakan pembangunan biogas di desa tersebut dengan harapan dapat terbentuk menjadi desa mandiri energi berbasis biogas.

Disamping pembangunan biogas untuk mengolah limbah peternakan sapi, tahun 2012 ini mulai dirintis pembangunan biogas untuk mengolah limbah dari industri tahu. Kegiatan ini akan dipusatkan di Dsn. Bapang Ds. Sumbrmulyo Kec. Jogoroto. Dusun tersebut merupakan sentra industri tahu dengan jumlah industri sebanyak 16  dan kapasitas produksi ± 20 ton/hari. Selama ini limbah yang dihasilkan dibuang langsung ke badan air  tanpa dilakukan pengolahan sehingga berdampak bukan hanya mencemari lingkungan akan tetapi juga konflik sosial. Melalui pembangunan biogas diharapkan dapat menjadi solusi atas semua persoalan yang ada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *